Meulaboh, Aceh Barat — Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Syiah Kuala (USK), melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Studi S3 Pendidikan IPS di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Aceh Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Prodi S3 Pendidikan IPS SPS USK dalam memperluas akses informasi mengenai pendidikan doktoral sekaligus memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik ant perguruan tinggi di Aceh. Sosialisasi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai keunggulan dan peluang akademik yang tersedia di Program Studi S3 Pendidikan IPS kepada para dosen dan sivitas akademika UTU.

Kehadiran tim Prodi S3 Pendidikan IPS SPS USK mendapat sambutan positif dari pimpinan dan sivitas akademika UTU. Selain memperkenalkan program doktor, kegiatan ini menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai pengembangan sumber daya manusia, penelitian, publikasi ilmiah, serta peluang kerja sama akademik antara USK dan UTU.

Mendorong Lahirnya Doktor yang Berkontribusi

Ketua Program Studi S3 Pendidikan IPS SPS USK, Dr. Muhammad Aulia, S.Pd., M.TESOL., M.A., menyampaikan bahwa Program Studi S3 Pendidikan IPS berkomitmen menyelenggarakan pendidikan doktoral yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan transformasi pendidikan.

Menurutnya, pendidikan doktor tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk akademisi dan peneliti yang mampu menghasilkan gagasan, penelitian, dan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat.

“Kami berkomitmen menjadikan Program Studi S3 Pendidikan IPS sebagai ruang akademik yang mendorong lahirnya pemikiran, penelitian, dan inovasi yang relevan dengan persoalan pendidikan dan sosial masyarakat. Karena itu, kami tidak hanya menawarkan program studi, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang memungkinkan mahasiswa berkembang sebagai peneliti dan akademisi yang memiliki kontribusi nyata,” ujar Dr. Muhammad Aulia.

Ia menambahkan bahwa penguatan jejaring dengan berbagai perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas. Dosen-dosen UTU memiliki potensi akademik yang sangat besar, dan kami ingin membuka ruang kolaborasi dalam penelitian, publikasi, pengembangan keilmuan, maupun pendidikan doktoral,” tambahnya.

UTU Dorong Peningkatan Kualifikasi Akademik Dosen

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., IPU., menyambut baik pelaksanaan sosialisasi Program Studi S3 Pendidikan IPS SPS USK di lingkungan UTU.

Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan salah satu aspek penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mutu perguruan tinggi. Kehadiran informasi mengenai program doktor menjadi peluang bagi dosen, khususnya di wilayah Barat Selatan Aceh, untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi akademiknya.

“Kami menyambut baik kehadiran Program Studi S3 Pendidikan IPS SPS Universitas Syiah Kuala di Universitas Teuku Umar. Informasi seperti ini penting bagi dosen karena peningkatan kualifikasi akademik merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mutu perguruan tinggi,” ujar Dr. Ir. M. Aman Yaman.

Ia juga mendorong para dosen UTU untuk memanfaatkan berbagai peluang pengembangan akademik, termasuk melalui pendidikan doktoral yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.

“Kami tentu mendorong dosen-dosen Universitas Teuku Umar untuk terus meningkatkan kapasitas akademik. Kehadiran Program S3 Pendidikan IPS SPS USK menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan, terutama bagi dosen yang memiliki minat pada pengembangan ilmu pendidikan dan ilmu sosial,” katanya.

Memperluas Ruang Kolaborasi USK–UTU

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tim Prodi S3 Pendidikan IPS SPS USK memaparkan berbagai informasi mengenai profil program studi, visi dan misi, kurikulum, bidang kajian, sistem pembelajaran, proses pembimbingan disertasi, penelitian, publikasi ilmiah, serta peluang pengembangan karier akademik setelah menyelesaikan pendidikan doktor.

Para dosen dan sivitas akademika UTU juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai berbagai aspek pendidikan doktoral, mulai dari persyaratan penerimaan mahasiswa, bidang penelitian, mekanisme pembimbingan, publikasi ilmiah, hingga peluang kolaborasi penelitian.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan adanya ketertarikan terhadap pengembangan pendidikan doktoral sekaligus membuka peluang untuk membangun hubungan akademik yang lebih luas antara kedua perguruan tinggi.

Bagi Prodi S3 Pendidikan IPS SPS USK, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan program studi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi membangun academic networking dan memperluas akses terhadap pendidikan doktoral yang berkualitas.

Melalui penguatan jejaring tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang lebih erat antara USK dan UTU dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ant perguruan tinggi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia akademik, khususnya di wilayah Barat Selatan Aceh.

Dengan semangat kolaborasi dan pengembangan keilmuan, Prodi S3 Pendidikan IPS SPS USK terus berkomitmen untuk menciptakan ekosistem akademik yang mendukung lahirnya doktor, peneliti, dan akademisi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Categories:

Tags:

Comments are closed