Senin 02 September 2024
Peneliti senior Prof Mohammed Azhari Azman dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) hari ini diundang oleh Program Studi Doktor Ilmu Pendidikan Sosial dan Magister Ilmu Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (SPS USK) untuk memberikan pengalamannya untuk memastikan jurnal yang dikelola oleh SPS USK terindeks Scopus.
Sebagai salah seorang akademisi yang menjadi konsultan dari beberapa jurnal berafiliasi universitas-universitas terbaik di Indonesia, Prof Azhari menyampaikan beberapa strategi yang bahkan belum pernah diperoleh oleh para akademisi pengelola jurnal di lingkungan USK, salah satunya adalah bagaimana cara memastikan jumlah sitasi dari artikel yg dimiliki jurnal yg ingin diindeksasi dan bagaimana penggunaan software untuk menyesuaikan keseragaman di sistem Elsevier.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, Prof Hizir, menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk merevitalisasi jurnal-jurnal yg berada dibawah pengelolaan Sekolah Pascasarjana dan berharap untuk bisa dalam waktu ke depan diakreditasi secara nasional dan internasional. Hal ini karena pada studi S2 dan S3, syarat kelulusan adalah publikasi pada jurnal terindeks Sinta 1/2 pada jenjang master dan Scopus Q1 dan Q3 pada jenjang doktoral. Dengan memiliki jurnal yg terindeks sesuai pada syarat tersebut, penyelesaian studi mahasiswa pascasarjana akan lebih baik lagi.
Wakil Direktur Non-Akademik, Dr. Muhammad Syukri, M.Ed. menyampaikan diawal pembukaan bahwa kehadiran Prof Azhari karena jejaring USK yang sudah membangun hubungan dengan universitas-universitas di wilayah Asia Tenggara, khususnya Malaysia. Peneliti-peneliti USK khususnya Sekolah Pascasarjana sudah biasa berkolaborasi dengan jaringan peneliti tersebut guna meningkatkan jumlah sitasi dan publikasi USK di tingkat internasional.
Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Pendidikan Sosial, Dr. Muhammad Aulia, MTESOL., MA mengambil dengan sigap kesempatan ini dengan mendukung kegiatan ini, terlebih kehadiran pemateri sangat sulit diperoleh dimasa yang akan datang. Dr Aulia menyampaikan bahwa ke depan penguji eksternal/luar negeri akan menjadi fenomena biasa di Sekolah Pascasarjana dimana mereka akan menguji secara daring untuk memperkaya keilmuan dari hasil penelitian-penelitian calon mahasiswa doktor kami.
Kegiatan bimbingan teknis ini kemudian diakhiri dengan makan siang dan ramah tamah dengan para peserta
Galeri
Berita Lainnya





