Koordinator Program Studi Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (DPIPS) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Muhammad Aulia, S.Pd., M.TESOL., M.A., menghadiri Rapat Inisiasi Program Beasiswa Split-Master atau Double Degree untuk jenjang Magister dan Doktoral pada Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh dengan Australia Awards Office, Kedutaan Besar Australia. Inisiasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses dan kesempatan bagi putra-putri Aceh dalam menempuh pendidikan tinggi di tingkat internasional, khususnya pada jenjang Magister dan Doktoral.
Rapat ini membahas peluang pengembangan program pendidikan internasional yang memungkinkan peserta memperoleh pengalaman akademik melalui skema split degree maupun double degree. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional sekaligus meningkatkan kompetensi dan wawasan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., bersama perwakilan dari Australia Awards Office. Pertemuan ini menjadi ruang untuk bertukar informasi dan membahas potensi pengembangan program yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh.
Bagi lingkungan pendidikan tinggi, khususnya Program Doktor Pendidikan IPS, inisiasi program beasiswa internasional ini memiliki arti penting dalam membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan calon akademisi untuk mengembangkan kapasitas keilmuan di tingkat global. Akses terhadap pendidikan dan pengalaman akademik internasional juga diharapkan dapat memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Australia Awards Office diharapkan dapat terus berkembang menjadi program yang konkret dan berkelanjutan. Melalui dukungan terhadap pendidikan tinggi internasional, program ini diharapkan turut memperkuat kualitas sumber daya manusia Aceh serta membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Aceh untuk berkiprah dalam lingkungan akademik dan profesional di tingkat global.
Kehadiran Koordinator Program Studi Doktor Pendidikan IPS dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi untuk terus mendukung pengembangan kapasitas akademik dan memperluas jejaring kerja sama internasional. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan Aceh yang semakin maju, berdaya saing, dan berorientasi global.

Comments are closed